Sejumlah Anggota Komisi II DPR menyoroti aktifitas staf khusus presiden yang dinilai melakukan tugas bukan dalam kapasitasnya. Hal itu terungkap saat Komisi II Rapat kerja dengan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi yang dipimpin Ketua Komisi Burhanuddin Napitupulu didampingi Wakil ketua Teguh Juwarno di ruang rapat Komisi II, Senin (1/3).

            Nurul Arifin (F-PG) dalam pertemuan itu menyoroti staf khusus presiden bidang penanganan bencana yang melakukan lobi-lobi politik. Ia menilai hal itu tidak terkait dengan bidangnya.

“Ini sangat liar sekali,” katanya.

Nurul juga mempertanyakan keberadaan koordinasi staf presiden sekarang.

            Hal senada diungkap Arif Wibowo (F-PDI Perjuangan) yang mempertanyakan kapasitas staf khusus presiden yang diindikasikan melakukan lobi-lobi politik terkait penyelesaian kasus Century.

            Lebih jauh, Arif Wibowo dalam pertemuan itu menilai rencana pemerintah dalam memiliki pesawat kepresidenan sendiri tanpa harus menyewa merupakan hal yang penting untuk menunjukan jati diri bangsa di dunia internasional.

            Namun demikian, menurutnya pemerintah harus transparan dalam menjalankan tahap-tahap pembelian pesawat kepresidenan. “Specnya harus jelas,” katanya.

            Sementara itu Teguh Juwarno mendesak pemerintah untuk melakukan konsolidasi guna menginventarisir aset-aset milik negara. Menurutnya sampai sekarang, banyak asset negara yang tidak jelas masih ada atau tidak.

            “Saya kira ini penting sekali,” katanya.

            Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi dihadapan Komisi II DPR menjelaskan bahwa dari sisi anggaran, jauh lebih menguntungkan memiliki pesawat kepresidenan dibanding menyewa.

            “Kita akan sangat rugi bila hanya menyewa pesawat,” ujarnya.

            Sudi juga menegaskan dalam pengadaan pesawat kepresidenan akan dilakukan secara transparan.

            Lebih jauh, mengenai staf khusus presiden, Sudi menjelaskan bahwa secara administratif keberadaan staf khusus berada dibawah Sekretaris Kabinet. Terkait aktifitas staf khusus yang dinilai melakukan lobi-lobi politik, menurut Mensesneg hal itu merupakan inisiatif pribadi masing-masing. “Inisiatif staf khusus tersebut,” katanya.

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_4_20101111_1181755271.jpg
Kunjungan : 53018

Pencarian

Online

Kami punya 55 tamu online
Go to Top