Dia menjelaskan, bila kalangan industri film sadar, artis porno itu bisa merusak tatanan moral bangsa. "Karakter bangsa akan terganggu dengan kehadiran mereka itu. Kita akan koordinasi dengan Kementerian Pendidikan dan Kementerian Pariwisata," ujar anggota komisi yang membidangi perfilman ini.
Dia juga berharap, Kementerian Pariwisata bisa melihat jernih persoalan, tidak semata hanya soal bisnis dan industri. "Artis kita saja diorbitkan dengan peran yang bermutu. Film bagaimanapun mencerminkan karakter bangsa," ujarnya.
Kalangan film jangan hanya semata-mata mementingkan sensasi dan keuntungan dengan mendatangkan artis porno, harus dipikirkan untuk membuat film berkualitas.
"Kualitas film nasional harus dipikirkan, demi kebaikan bangsa," harapnya.
(ndr/nrl)
sumber : Detiknews
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
