Senayan - Anggota Komisi X DPR RI Djamal Aziz mengingatkan Menpora, KONI, dan Komite Normalisasi (KN) bahwa ada dua rekomendasi Komisi X tentang kisruh PSSI yang belum dijalankan oleh ketiga pihak tersebut. Djamal pun akan mengingatkan hal tersebut dalam Raker dan RDPU yang digelar Komisi X DPR RI dengan Menpora, KONI , dan KN pada Rabu (8/6) pukul 21.00 WIB nanti.
"Kemarin, dua item dari rekomendasi Komisi X sudah dilaksanakan oleh KN, dan berhasil kan yaitu minta supaya jangan kena sanksi dan minta supaya bisa diselenggarakan kongres kembali," terang Djamal kepada Jurnalparlemen.com, Rabu (8/6).
Di mata Djamal, FIFA merespons positif rekomendasi Komisi X. "Kalau KN kemarin berangkat ke Zurich kan kita yang beri rekomendasi. Rekomendasi itu sangat positif, dan rekomendasi Komisi X ialah yang pertama direspons oleh FIFA karena ini merupakan representatif dari wakil rakyat Indonesia. Jadi usai rapat malam itu, rekomendasi dikirim oleh Pak Agum ke FIFA, ternyata responsnya FIFA sangat luar biasa, dan itu menjadi rujukan awal," urai Djamal.
Ia juga menyampaikan bahwa rekomendasi ini bukan bentuk intervensi, karena DPR merupakan lembaga wakil rakyat. Dengan demikian rekomendasi itupun bisa diteruskan untuk dilaksanakan.
Kini, tinggal dua rekomendasi lainnya yang masih harus dilaksanakan Menpora, KONI, dan KN, yaitu keharusan bagi Pemerintah untuk mengawal dan mengamankan keberhasilan pelaksanaan Kongres PSSI dan penindakan oleh Komite Disiplin jika didapatkan ada anggotanya yang membuat kembali pelanggaran atau mengganjal kongres.
"Kita minta ketegasannya Menpora untuk mengawal, komitmen, konsisten, dan konsekuensinya dalam melaksanakan apa yang telah diamanatkan itu. Dan kita ingin tahu apakah nanti mereka akan punya sikap terhadap penindakan disiplin bagi pelanggar itu," kata anggota DPR dari Fraksi Partai Hanura itu.
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
