"Kalau bisa jangan tanggal 30 ya. Bisa tanggal 24, jadi kalau misalnya terjadi apa-apa, ada plan B. Jangan nanti deadlock lagi, ya sudah habis waktu kita, yang jadi korban masyarakat,"

Senayan - Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI akan digelar pada 30 Juni 2011 di Solo, Jawa Tengah. Waktu pelaksanaan KLB PSSI itu pun menuai pro-kontra di kalangan anggota Komisi X DPR.

Anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Golkar (F-PG) Zulfadhli berpendapat bahwa penetapan tanggal tersebut sudah tepat. Adanya rentang waktu sebulan bisa memberikan kesempatan bagi Pemerintah, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), dan Komite Normalisasi (KN) untuk mempersiapkan segala sesuatu terkait pelaksanaan kongres tersebut.

"Ya memang harus begitu. Ini agar ada waktu panjang juga bagi Pemerintah dan KN untuk mempersiapkan pelaksanaan kongres dengan baik dan tersedianya waktu untuk mengambil langkah-langkah memediasi kelompok-kelompok yang akan menggagalkan kongres ini. Kalau buru-buru nanti kesiapan kurang tepat, bisa timbul masalah lagi. Kita tidak mau. Jadi menurut saya kongres pada deadline tanggal 30 itu harus dilaksanakan dengan sukses," urai Zulfadhli kepada Jurnalparlemen.com, Rabu (8/6).

Sementara, anggota Komisi X DPR dari Fraksi Partai Hanura Djamal Aziz berharap kongres bisa dilaksanakan sebelum tanggal 30 Juni.

"Kalau bisa jangan tanggal 30 ya. Bisa tanggal 24, jadi kalau misalnya terjadi apa-apa, ada plan B. Jangan nanti deadlock lagi, ya sudah habis waktu kita, yang jadi korban masyarakat," ujar Djamal.

Djamal sendiri hingga kini belum bisa memprediksi bagaimana pelaksanaan kongres PSSI mendatang. "Tidak bisa kita prediksi. Nanti setelah kita mendengar mereka (Menpora, KONI, dan KN, red) baru nanti kita bisa memprediksi. Kita harus mendengar komitmen Menpora, KN, perkembangan setelah KN pulang dari Swiss dan konsolidasi apa yang sudah dilakukan terhadap Kelompok 78," tutur calon anggota Komite Eksekutif PSSI ini.

Sebelumnya, Ketua KN Agum Gumelar berpendapat, kongres digelar 30 Juni karena acara besar ini membutuhkan persiapan yang matang.

dikutip dari : JurnalParlemen.com

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_8_20101111_1695504151.jpg
Kunjungan : 53047

Pencarian

Online

Kami punya 50 tamu online
Go to Top