"Kalau begini kasihan Panitia Daerahnya, mereka harus menombok anggaran dulu karena dana APBN belum ada yang masuk. Kasihan orang-orang seperti pak Alex Noerdin harus menalangi terlebih dahulu,"

Beberapa orang petugas keamanan tengah bersiaga di pintu masuk ke Jakabaring Sport City yang telah dilengkapi metal detector. Saat ini pengamanan bagi orang yang akan masuk JSC kian diperketat.TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi X DPR yang membidangi olahraga akan mempertanyakan serta mengusut hilangnya dana APBN untuk pelaksanaan Sea Games XXVI di Palembang dan Jakarta sebesar Rp 411 milliar. Mereka akan menanyakan hal tersebut kepada INASOC dan KONI selaku penanggung jawab Sea Games.

"Iya, akan kita akan pertanyakan itu, diusut, masa pelaksanaan Sea Gamesnya tinggal besok dana belum masuk, 'ngendon' kemana itu,"ujar Anggota Komisi X DPR, Djamal Aziz kepada Tribunnews.com, Kamis (10/11/2011).

Menurut Djamal, Komisi X DPR sama sekali tidak tahu mengenai dana APBN yang hilang tersebut. Dulu, kata Djamal Komisi X DPR hanya mengawasi dan mengetuk palu adanya anggaran untuk Sea Games XXVI itu, penanggung jawab sepenuhnya di Kemenpora dan Inasoc.

"Tugas kita kan mengawasi, dana itu dari Kemenpora dan Inasoc. Kita tinggal dog-dog(ketuk palu) saja,"jelasnya.

Lebih jauh Djamal menambahkan adanya dana yang diduga hilang itu tidak akan menganggu pelaksanaan Sea Games. Hanya saja itu cukup memberatkan panitia daerah.

Mereka harus menombok terlebih dahulu dana-dana guna persiapan ajang pesta olahraga se Asia Tenggara tersebut.

"Kalau begini kasihan Panitia Daerahnya, mereka harus menombok anggaran dulu karena dana APBN belum ada yang masuk. Kasihan orang-orang seperti pak Alex Noerdin harus menalangi terlebih dahulu,"pungkasnya.

Sebelumnya, Dana APBN untuk SEA Games XXVI sebesar Rp 516 M ternyata belum ada yang masuk ke Inasoc maupun KONI/KOI. Tahu-tahu jumlah sudah menyusut tinggal Rp 105 M. Sisa ini juga belum ketahuan 'ngendon' di mana karena belum juga mengucur ke Inasoc/KOI/KONI. Artinya Rp ada 411 miliar yang tidak jelas rimbanya.

dikutip dari : TribunNews.com

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_6_20101111_1534762285.jpg
Kunjungan : 53064

Pencarian

Online

Kami punya 42 tamu online
Go to Top