Senayan - Anggota Komisi X DPR Djamal Aziz meminta pemain sepakbola yang kini klubnya mengikuti kompetisi Indonesia Super League (ISL) tak perlu resah menyusul kisruh yang melanda Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).
"Pemain nggak perlu resah, selama klubnya bisa bertanding, tetap ditayangkan TV. Mungkin resahnya kalau mereka tak bisa memperkuat Timnas saat event internasional," kata Djamal saat dihubungi Jurnalparlemen.com, Jumat (23/12).
Menurut Djamal, yang harus ditunggu saat ini adalah sikap resmi PSSI atas hasil Rapat Akbar Sepakbola Nasional (RASN) Minggu lalu yang salah satu hasilnya adalah meminta PSSI memberikan jawaban atas rencana penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) selambat-lambatnya 23 Desember 2011. "Kita lihat jawabannya sampai jam 12 nanti malam," ujar Djamal.
Djamal menambahkan, rekonsiliasi tampaknya sulit diwujudkan lagi. Sebab, para anggota PSSI sudah membentuk Komite Penyelamat Sepakbola Indonesia dan membulatkan tekad untuk menggelar KLB paling lambat 30 Maret 2012.
Lebih lanjut Djamal mengatakan, Komisi X juga masih menunggu perkembangan terakhir dan terus memantau kisruh ini. "Kita berada di tengah-tengah. Kita wait and see. Kalau mereka (yang berkonflik) datang, kami mau dengar, apa yang terjadi di antara kalian," ujar politisi Partai Hanura ini.
dikutip dari : JurnalParlemen.com
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
