Ketua Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI), Tony Apriliani (kiri) dan anggota DPR Komisi X Djamal Aziz (kanan) (FOTO ANTARA/Puspa Perwitasari) Jakarta (ANTARA News) - Komite Penyelamat Sepak Bola Indonesia (KPSI) yang merupakan lembaga bentukan mayoritas anggota PSSI akan mengupayakan pemain yang bermain di kompetisi Indonesia Super League (ISL) kembali masuk timnas.

"Semua pemain mempunyai kesempatan yang sama untuk memperkuat timnas. Menpora juga mendukung. Jadi kami akan mengupayakannya," kata Ketua KPSI Tony Apriliani di Jakarta, Senin.

Saat ini PSSI hanya memanggil pemain-pemain yang tampil di kompetisi Indonesia Premier League (IPL) guna memperkuat timnas, baik timnas U-21, U-23 maupun timnas senior. PSSI menilai ISL merupakan kompetisi ilegal.

Timnas U-21 yang saat ini dilatih oleh Widodo Cahyono Putro dipersiapkan untuk turun pada turnamen Piala Hassanal Bolkiah di Brunei Darussalam, 27 Februari hingga 5 Maret nanti. Selain dari pemain IPL, Timnas Garuda Muda ini diperkuat oleh pemain Divisi Utama, Divisi I-III serta dari diklat.

Sedangkan Timnas U-23 plus yang dipersiapkan untuk pertandingan terakhir Pra Piala Dunia (PPD) 2014 didominasi tiga klub besar yang bermain di IPL yaitu Semen Padang, Arema Indonesia dan PSM Makassar meski tim intinya hingga saat ini belum diputuskan oleh pelatih timnas Aji Santoso.

Sesuai jadwal, Timnas U-23 plus di PPD 2014 akan tandang ke kandang Bahrain, 29 Februari nanti. Saat ini proses seleksi masih terus berjalan guna memenuhi kuota pemain yang akan dibawa yaitu 18 pemain.

Selama ini timnas Indonesia, baik U-23 maupun senior didominasi oleh pemain ISL. Bahkan saat SEA Games 2011 lalu semua pemainnya berasal dari kompetisi yang dikelola oleh PT Liga Indonesia itu. Khusus untuk PPD, pertandingan melawan Bahrain merupakan debut pemain yang tampil di kompetisi IPL.

Menurut Tony, pemain ISL tetap harus mendapatkan kesempatan yang sama seperti halnya dengan pemain asing yang bermain di ISL tetapi masih diberikan kesempatan oleh negaranya untuk memperkuat timnas pada beberapa pertandingan internasional.

"Seperti FAM (federasi sepak bola Malaysia) memanggil Safee Sali yang saat ini bermain di Pelita Jaya. Berarti tetap bisa memperkuat timnas. Yang jelas tidak ada kata terlambat bagi PSSI untuk memanggil pemain ISL," katanya di sela peresmian Kantor KPSI di areal Gelora Bung Karno Senayan Jakarta.

Safee Sali yang baru saja memperpanjang kontraknya dengan klub ISL Pelita Jaya selama dua tahun ke depan itu akan dipanggil kembali untuk memperkuat Timnas Malaysia guna menghadapi Timnas Saudi Arabia. Rencananya pertandingan digelar akhir Februari nanti. (T.B016/B/I007)

Editor: Ruslan Burhani

dikutip dari : Antaranews.com

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_2_20101111_2096864889.jpg
Kunjungan : 53075

Pencarian

Online

Kami punya 29 tamu online
Go to Top