Sejumlah Anggota Komisi II DPR menyoroti aktifitas staf khusus presiden yang dinilai melakukan tugas bukan dalam kapasitasnya. Hal itu terungkap saat Komisi II Rapat kerja dengan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi yang dipimpin Ketua Komisi Burhanuddin Napitupulu didampingi Wakil ketua Teguh Juwarno di ruang rapat Komisi II, Senin (1/3). Nurul Arifin (F-PG) dalam pertemuan itu menyoroti staf khusus presiden bidang penanganan bencana yang melakukan lobi-lobi politik. Ia menilai hal itu tidak terkait dengan bidangnya. “Ini sangat liar sekali,” katanya. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
[Politik dan Keamanan] Pejabat di Depdagri Jangan Buka Peluang Konflik Baru Jakarta Sejumlah kalangan menyerukan kepada Depdagri untuk tetap konsisten melaksanakan peraturan yang sudah ditetapkan sebelumnya, jangan justru membuka peluang konflik baru di daerah.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Sejumlah Anggota Komisi II menilai kisruh Daftar Pemilih Tetap (DPT) akan membayangi sejumlah Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan digelar disejumlah daerah pada tahun 2010. Hal itu terungkap dalam Rapat Kerja Komisi II dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Ketua KPU Abdul Hafiz Anshari dan jajaran Bawaslu yang dipimpin Ketua Komisi Burhanuddin Napitupulu (F-PG) didampingi Teguh Juwarno (F-PAN), Taufik Effendi (F-PD) dan Ganjar Pranowo (F-PDI Perjuangan), Rabu (17/2). |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Komisi II DPR menilai pengawas pemilu terlalu banyak masalah. Komisi II DPR mulai menganggap pilkada tanpa panwas sebagai salah satu solusi bagi permasalahan pilkada.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Komisi II DPR dalam Rapat Kerja dengan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi yang juga dihadiri jajaran KPU dan Bawaslu menyoroti pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) langsung tahun 2010. Sedianya, Pilkada 2010 akan berlangsung di sejumlah wilayah di Indonesia. Namun demikian, sejumlah Anggota Komisi II menilai persiapan pelaksanaan pesta demokrasi itu belum maksimal. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Surabaya - Partai Hati Nurani Rakyat adalah partai inklusif, terbuka untuk siapa pun. Kendati demikian, dalam menerima ”darah segar” atau wajah baru untuk kemajuan partai, Partai Hanura selektif menerima orang yang akan masuk atau pindah ke Partai Hanura. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 1 - 8 dari 144 |