|
JAKARTA : Lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) diharapkan dapat lebih pro-aktif dalam menyelamatkan hasil karya maupun arsip milik negara. Hal ini terungkap dalam rapat kerja Komisi II DPR dengan Lembaga ANRI di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (26/11). "Banyak produk anak bangsa yang seharusnya mendapatkan perhatian ANRI. Karena seperti kita ketahui, banyak dari hasil karya itu yang diincar masyarakat luar negeri," ujar anggota Komisi II dari Fraksi Hanura Djamal Aziz. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
Keberadaan lembaga Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) yang masih sering dipandang sebelah mata ternyata justru mendapat apresiasi dari Komisi II DPR. Sejumlah anggota Komisi II menilai lembaga itu memiliki posisi strategis. Hal itu terungkap dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi II dengan Kepala ANRI Djoko Oetomo yang dipimpin wakil Ketua Komisi Teguh Juwarno, Kamis (26/11).
AW Thalib (F-PPP) dalam pertemuan itu menilai ANRI merupakan lembaga strategis di Indonesia. Lembaga itu tidak hanya sekedar menyimpan dokumen atau arsip namun fungsinya sangat nyata dalam pengembangan bangsa ke depan.
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
Jakarta - Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat tegas menolak rencana kenaikan gaji pejabat pemerintah dan aparatur birokrasi. Hal itu diungkapkan sejumlah anggota Komisi II saat mengadakan rapat kerja dengan Menteri Negara Pemberdayaan Aparatur Negara (Menneg PAN) EE Mangindaan di Gedung DPR, Selasa (19/11). “Ketimbang menaikkan gaji pejabat, lebih baik Pak Menteri menyelesaikan agenda pengangkatan tenaga honorer menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS),” kata Djamal Aziz, anggota Komisi II dari Fraksi Partai Hanura, dalam rapat kerja yang disaksikan puluhan tenaga honorer. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
JAKARTA - Isyarat Presiden SBY merangkul semua pihak dalam masa pemerintahan keduanya terus bermunculan. PDIP dan Golkar yang menjadi rival dalam Pilpres 2009 pun ditawari masuk dalam pemerintahan. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
Suara pemilih Islam akan cenderung memilih pasangan HM Jusuf Kalla-Wiranto karena pimpinan dua organisasi massa (ormas) Islam, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, telah mengarahkan pengikutnya kepada pasangan ini. "Sejauh yang saya lihat, pimpinan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah secara implisit dan eksplisit sudah mengarahkan warganya (untuk memilih) Jusuf Kalla dan Wiranto," kata Guru Besar Sejarah Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, Prof Azyumardi Azra, di Jakarta, Sabtu kemarin. |
|
Baca lebih lanjut...
|
|
Wastomi Suheri, Ketua Yayasan Suporter Surabaya, menilai para suporter sepak bola Surabaya mendukung pasangan calon presiden dan wakil presdien (capres-cawapres) Jusuf Kalla dan Wiranto. Mereka berharap pasangan itu dapat memajukan dunia sepak bola di tanah air. Banyak pertandingan yang tidak mendapatkan izin dari pihak keamanan sehingga para suporter tidak bisa menyaksikan tim kesayangannya bertanding. "Kita lihat banyak kendala yang dihadapi di sepak bola. Izinnya menggelar pertandingan sulit, padahal kondisi dilapangan tidak sama," kata Wastomi usai acara pertemuan dengan Wiranto calon wakil presiden pasangan Jusuf Kalla di Hotel Elmi Juanda Sidoarjo, Sabtu (13/6/2009).
|
|
Baca lebih lanjut...
|
|
|
|
<< Mulai < Sebelumnya 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 Berikutnya > Akhir >>
|
| Hasil 25 - 32 dari 152 |