SURABAYA : Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) mengakomodasi sejumlah tokoh muda dan tokoh daerah dalam struktur kepengurusan periode 2010-2015.

Hasil Musyawarah Nasional (Munas) I di Surabaya pada 5-7 Februari 2010, komposisi kepengurusan Hanura terdiri atas 52 persen tokoh muda dan 48 persen sisanya tokoh tua.


Di antara tokoh muda itu, empat orang yang masuk dalam struktur DPP Partai Hanura itu berasal dari daerah. Salah satunya Ketua DPD Partai Hanura Jatim Dossy Iskandar Prasetyo terpilih secara aklamasi sebagai Sekretaris Jenderal DPP Partai Hanura.

Selain itu, mantan Wakil Ketua DPP Partai Golkar Yuddy Chrisnandi masuk dalam jajaran salah satu Ketua DPP Partai Hanura bersama sejumlah tokoh muda lainnya, seperti Akbar Faishal.

"Hanura sebagai partai organik yang inklusif, terbuka pada siapa saja, termasuk tokoh muda," kata salah satu Ketua DPP Partai Hanura Bambang W Suharto, di Surabaya, Minggu (7/2).

Mengenai masuknya Yuddy Chrisnandi, dia mengaku sejak lama partainya menawari tokoh muda Partai Golkar itu. "Dia seorang pemuda yang selalu mengabdikan diri pada partai," ujar Bambang.

Menurut dia, Yuddy masuk ke Partai Hanura tidak memiliki keinginan macam-macam, bahkan tidak menuntut jabatan apa pun di partai politik yang didirikan Wiranto itu.

Demikian halnya dengan tokoh muda lainnya, Dossy Iskandar Prasetyo, dalam pandangan Bambang, sebagai intelektual yang patut diuji.

"Dia termasuk intelektual yang loyal terhadap partai, sehingga perlu diapresiasi. Apalagi dia sudah siap tinggal di Jakarta. Jarang loh, orang daerah yang sukses di daerah bersedia merantau ke Jakarta," tutur Bambang didampingi Faishal Akbar.

Sementara itu, struktur kepengurusan periode 2010-2015 lebih ramping dibandingkan periode sebelumnya. Jumlah ketua dari 131 orang kini tinggal 38 orang, tanpa ada wakil ketua umum.

"Kemarin struktur kepengurusan kami kegemukan, sehingga geraknya pun lamban. Kini seperti 'fregat' yang lincah," kata mantan fungsionaris Partai Golkar itu.

Sementara itu, Yuddy Chrisnandi mengaku, sudah lama mengenal sosok Wiranto, bahkan sejak ketua umum partai itu menjadi Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) dan Penglima ABRI pada era Orde Baru.

"Saya bertemu Pak Wiranto setelah Munas Golkar beberapa waktu lalu. Sejak saat itu saya ditawari masuk Partai Hanura ini. Baru tanggal 2 Februari kemarin saya menerima tawaran itu," paparnya.
 
dikutip dari MediaIndonesia.com

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Republik ini tidak mungkin untuk disegani di dunia karena berperang, tetapi bisa terwujud melalui olahraga.

- Djamal Aziz

Random Image

seminar_adminduk_hanura_3_20101111_1501372481.jpg
Kunjungan : 201667

Pencarian

Online

Kami punya 67 tamu online
Go to Top