Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Eko Maulana Ali, meminta dukungan Komisi II DPR untuk menfasilitasi terkait adanya sengketa antara Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) dengan Bawaslu mengenai surat KPU No. 50 dan No. 54 yang isinya tidak mengakui Panwaslu yang dibentuk oleh Bawaslu tanpa melalui seleksi KPUD sebagaimana yg diatur dalam UU 22 tahun 2007 tentang Pemilu.

"Pada Juli 2010 nanti Provinsi Babel akan melakukan Pemilihan Kepala Daerah di empat kabupaten, untuk itu demi kesuksesan acara tersebut, kami mohon sengketa KPUD dan Bawaslu dapat diselesaikan," kata Ali dihadapan anggota Tim Kunker Komisi II di kantor Gubernur, Pangkal Pinang, Rabu (10/3).

Ia menambahkan, akibat dari persoalan tersebut dapat memberikan dampak hukum di kemudian hari karena Panwaslu yang dilantik Bawaslu dinilai KPU cacat hukum.

"Sengketa ini menurut saya dapat menimbulkan potensi ketidakpastian hukum," katanya.

Menanggapi hal tersebut, Tim Kunker Komisi II yang dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi II, Taufik Effendi (F-PD), menyatakan akan menindaklanjuti permaslahan tersebut dengan pihak terkait.

Menurut Anggota Komisi II, Subiakto (F-PD), sebenarnya sengketa KPUD dengan Bawaslu telah difasilitasi oleh Mendagri namun belum membuahkan hasil, malahan menurutnya, Bawaslu tengah melakukan uji meteril ke Mahkamah Konstitusi, namun dikesempatan ini ia yakin sengketa ini akan segera terselesaikan.

Provinsi Babel akan melakukan Pilkada kepala daerah pada empat kabupaten yakni, bangka tengah, bangka barat, bangka selatan dan kabupaten belitung timur.

Kunjungan Kerja Komisi II kali ini di Reses masa persidangan II tahun 2009-2010 di ikuti oleh 16 orang anggota DPR,kunker bertujuan menyerap aspirasi yg berkembang di tiap daerah.(nt)

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_8_20101111_1695504151.jpg
Kunjungan : 53108

Pencarian

Online

Kami punya 28 tamu online
Go to Top