RMOL. Partai-partai yang tidak bergabung dalam pemerintah menginstensifkan komunikasi. Terutama, setelah partai pendukung pemerintah membentuk tim kecil untuk mengkaji Rancangan Undang Undang Keistimewaan Jogjakarta.

"Oiya, kami, dengan PDI Perjuangan dan Gerindra membangun komunikasi dalam hal memberikan dukungan terhadap aspirasi masyarakat Jogja," ujar Wakil Fraksi Hanura Sarifuddin Sudding kepada Rakyat Merdeka Online sesaat lalu (Senin, 20/12).

Hanura, lanjut anggota Komisi III DPR, tetap mendukung dan memperjuangakan aspirasi masyarakat Jogja dengan melihat dan mempertimbangakan nilai historis, sosiologis, dan kultural Jogjakarta.
"Selaku wakil rakyat, kami memperjuangkan aspirasi rakyat Jogja. Termasuk penetapan gubernur dan wakil gubernur Jogjakarta," tambah Sudding.

Namun, bila Sekretariat Gabungan Partai Pendukung Pemerintah sudah bersatu dan sepaham dalam menyikapi RUU Keistimewaan ini, Sudding hanya bisa pasrah.

"Saya kira, kalau memang Setgab atau partai koalisi sudah mengambil sikap memberikan dukungan pemilihan untuk gubernur dan wakil gubernur, selaku kekuatan minoritas, kami ya akan kalah," demikian Sudding.

[zul]

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_8_20101111_1695504151.jpg
Kunjungan : 53129

Pencarian

Online

Kami punya 29 tamu online
Go to Top