Acara Televisi - Uya Emang KuyaJAKARTA - Anggota DPR RI dari Fraksi Hanura, Jamal Aziz menilai tayangan Uya Memang Kuya pantas dilarang.

"Dari segi agama memang tidak boleh tayangan itu. Tayangan Uya Kuya itu kan gendam, tayangan seperti itu tidak boleh," ujar Jamal kepada okezone di Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (25/3/2011).

Menurut Jamal, tayangan Uya Memang Kuya yang diharamkan oleh Forum Musyawarah Pondok Pesantren se Jawa-Madura menjadi pekerjaan rumah bagi Kemenkominfo bukan Komisi X DPR RI.


Kata Jamal, dahulu orangtua melarang putra putrinya belajar ilmu hipnotis, karena hal tersebut tidak baik. Namun saat ini hipnotis telah menjadi peluang atau kesempatan kerja, sehingga tak aneh banyak orang yang mempelajarinya.

"Karena ini peluang termasuk kesempatan kerja apalagi yang memiliki mentalis maling akan mengambil kesempatan ini," katanya.

Forum Bahtsul Masa’il yang digelar Forum Musyawarah Pondok Pesantren (FMPP) se Jawa-Madura memutuskan tayangan hipnotis Uya Memang Kuya dinilai haram. Bahtsul Masa’il itu digelar di Pesantren Darussalam Jajar, Desa Sumbergayam, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur pada 23-24 Maret lalu.
(ful)


sumber : Okezone

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_1_20101111_1765455235.jpg
Kunjungan : 53146

Pencarian

Online

Kami punya 29 tamu online
Go to Top