Metrotvnews.com, Jakarta: Anggota Komisi X DPR Utut Adianto mendesak Menteri Negara Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng bersikap tegas untuk menyelesaikan kemelut di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI). Itu harus dilakukan jika Komite Pemilihan hasil Kongres 26 Maret 2011 kembali bermain-main dengan persyaratan dan administrasi untuk menghambat munculnya bakal calon ketua umum PSSI.
Menurut Utut, Komite Pemilihan harus membuka peluang bagi bakal calon ketua umum di luar empat nama yang sebelumnya muncul, yakni Nurdin Halid, Nirwan D Bakrie, George Toisutta, dan Arifin Panigoro.
“Kalau itu yang terjadi maka yang bisa menyelesaikan adalah Menegpora. Dan ini moment of the truth, bukan waktunya berdebat lagi. Tapi kita tidak boleh berburuk sangka meskipun sudah ada fakta empirik,” ujar Utut usai menerima Koalisi Independen untuk Rekonsiliasi Sepak Bola Nasional (KONSEN) di DPR/MPR RI, Jakarta, Jumat (25/3).
Sementara itu, Anggota Komisi X dari Fraksi Hanura, Djamal Azis, menuturkan, pihaknya tidak punya hak untuk mengatur Komite Pemilihan hasil kongres jika ternyata mereka masih bermain-main dengan persyaratan dan administrasi. Ia mengingatkan, sudah ada Komite Penyelamat Persepakbolaan Nasional (KPPN) yang menghendaki perubahan. Mereka punya hak suara dalam kongres.
“Kalau tidak terjadi perubahan dalam Komite Pemilihan, berarti membuktikan bahwa KPPN tidak serius menginginkan perubahan. Komisi X DPR tetap menginginkan berada dalam rule of the game. Tapi kalau ternyata pemain yang berada dalam rule of the game ikut bermain, maka jangan salahkan kita,” tandas Azis.(Andhini)
sumber : MetroTvNews
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
