JAKARTA - Komite Normalisasi (KN) yang juga bertindak sebagai Komite Pemilihan mengumumkan nama-nama calon anggota Executive Committee atau Exco PSSI 2011-2015. Keterangan pers tersebut disampaikan oleh ketua Komite Normalisasi Agum Gumelar dengan didampingi hampir seluruh anggota KN yaitu Joko Driyono, Satim Sofyan, Dityo Pramono, FX Hadi Rudyatmo, Sukawi Sutarip, dan Siti Nurzanah.

Seperti yang dilansir oleh laman resmi PSSI, dalam membuat keputusan tersebut KN ini melalui proses rapat yang panjang pada 26, 27 dan 28 April. Rapat-rapat berlangsung kritis, analitis dan diwarnai perbedaan pendapat yang sangat tajam dari beberapa anggota Komite Normalisasi, walau pun secara keseluruhan rapat-rapat itu tetap berlangsung dalam suasana yang penuh kekeluargaan, dengan tetap mempertimbangkan kepentingan bangsa dan negara, khususnya perkembangan sepakbola nasional, dan dengan pertimbangan untuk patuh terhadap keputusan FIFA.

Oleh karena itu, maka KN memutuskan menolak dan menggugurkan pencalonan George Toisutta, Arifin Panigoro, Nirwan Dermawan Bakrie, serta Joko Driyono, CEO PT Liga Indonesia yang berdasar surat FIFA 4 April 2011 ditunjuk sebagai anggota KN. Selain itu KN juga memutuskan untuk menolak dan mengugurkan pencalonan mantan anggota Exco PSSI 2007-2011.

Alasan KN menolak mantan Exco PSSI terdahulu karena KN telah melakukan pendalaman yang sangat serius terhadap substansi surat FIFA tanggal 4 April 2011. Sebagaimana yang dituangkan dalam alasan pembentukan KN, yakni FIFA me-remove seluruh Exco PSSI 2007-2011, yang berdasarkan keterangan FIFA dianggap tidak kredibel. Dari substansi surat FIFA 4 April itu KN secara bulat dalam rapat pleno memutuskan bahwa Exco PSSI 2007-2011 dinyatakan tidak diperkenankan untuk terus maju dalam pencalonan Exco.

Dalam pengumuman Komite Normalisasi, terdapat tiga status yang diputuskan kepada bakal calon anggota Exco PSSI, yaitu lolos, tidak lolos dan ditolak. Bagi bakal calon yang tidak lolos masih mempunyai kesempatan dengan mengajukan banding, namun bakal calon yang mendapatkan status ditolak tidak mendapatkan kesempatan untuk mengajukan banding. Berikut adalah pengumuman Komite Normalisasi:

Ketua Umum

Lolos: Achsanul Qosasi, Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Agusman Effendi, Indra Muschlis Bin Adnan, Yesaya Buinei, Wahidin Halim, Erwin Aksa, Jusuf Rizal, Tahir Mahmud, Habil Marati, IGK Manila, Iman Arif, Robertus Indratno, Japto. S. Soerjosoemarno, Djohar, Arifin Husin, Syarif Bastaman.

Tidak Lolos: Oesman Sapta (tidak ada data pendukung), Maruarar Sirait (tidak ada data pendukung), Diza Rasyid Ali (diusulkan oleh pengprov yang masih bermasalah)

Ditolak: Arifin Panigoro (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Bernard Limbong (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), George Toisutta (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Moh. Saharuddin (pengusul bukan anggota), Sudono Waluyanto (pengusul bukan anggota), Sukimin (pengusul bukan anggota), Muhidjar (pengusul bukan anggota), Hardy Senjaya (pengusul bukan anggota), Satia M. Sitorus (pengusul bukan anggota), Awim Haryanto (pengusul bukan anggota), Margono (pengusul bukan anggota).

Wakil Ketua Umum

Lolos: Achsanul Qosasi, Adhan Dambea, Adhyaksa Dault, Agusman Effendi, Farid Rahman, Wahidin Halim, Erwin Aksa, GH.Sutejo, Iman Arif, Robertus Indratno, Irawadi D.Hanafi, Iwan Budianto, M.Niagara, Rahim Soekasah, Ronny Kusuma, Syarif Bastaman, Tri Goestoro.

Ditolak: Arifin Panigoro (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Bernard Limbong (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Subardi (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Ibnu Munzir (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Joko Driyono (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Muhammas Zein (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Nirwan D. Bakrie (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), M. Saharuddin (pengusul bukan anggota), Muhidjar (pengusul bukan anggota), Hinca IP Pandjaitan (pengusul bukan anggota), Hardy Senjaya (pengusul bukan anggota), Awim Haryanto (pengusul bukan anggota).

Anggota Exco

Lolos: Achsanul Qosasi, Adhan Dambea, Adrian Djamaoeddin, Adhyaksa Dault, Ahmad Syauqi Soeratno, Andi Darussalam Tabusalla, Andi Rukman, Arya Wishnuardi, Bambang Irianto, Bob Hippy, Choking Susilo Sakeh, Djamal Aziz, Sihar P.H. Sitorus, Wahidin Halim, Yuyun Wirasaputra, Erwin Aksa, Erwin Dwi Budiawan, Farid Rahman, Jazuli Isa, Dodi Reza Alex, Firmandez, GH. Sutejo, Hasan Basri, Husni E. Hasibuan, Zainuddin Hamid, Habil Marati, Herman Chaniago, Hinca IP. Pandjaitan, IGK Manila, Iman Arif, Zulfadhli, Said Mursal, Widodo Santoso, Irawadi D. Hanafi, Iwan Budianto, Erwiantoro, Kaharuddin Syah, La Nyalla M. Mattalitti, Mawardy Nurdin, Oyong Liza, Djohar Arifin Husni, Robertho Rouw, Saleh Mukadar, Diza Rasyid Ali, Syachrial K. Damopolii, Tondo Widodo, Tri Goestoro, Tuty Dau, Widjajanto, Ahemd Zaki Iskandar.

Tidak Lolos: Arsadianto Rahman (tidak ada kelengkapan data diri), Tonny Aprilani (tidak ada kelengkapan data diri), Kadir Halid (tidak ada kelengkapan data diri), Fadeli (tidak ada kelengkapan data diri), Umuh Muchtar (tidak ada kelengkapan data diri), Hadiyandra (tidak ada kelengkapan data diri), Harry Warganegara Harun (tidak ada kelengkapan data diri), Margiono (tidak ada kelengkapan data diri), Andjas Asmara (Form tidak ditandatangani yang berhak).

Ditolak: Sarman Panggabean (pengusul tdk berhak), Moh. Saharuddin (pengusul tdk berhak), Sudono Waluyanto (pengusul tdk berhak), Achmad Supriyanto (pengusul tdk berhak), Baggio (pengusul tdk berhak), Muhidjar (pengusul tdk berhak), Subhan Afrizal (pengusul tdk berhak), Hardy Senjaya (pengusul tdk berhak), Rendy M. Affandy Lamadjido (pengusul tdk berhak), Awim Haryanto (pengusul tdk berhak), Aang Hamid Suganda (pengusul tdk berhak), Arifin Panigoro (referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Bernard Limbong (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Ferry Paulus (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Subardi (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Ibnu Munzir (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Mafirion (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Muhammad Zein (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011), Togar Manahan Nero (mantan Exco / referensi surat FIFA tgl 4 dan 21 April 2011).

sumber : Goal.com

Partai Hati Nurani Rakyat

Mutiara Hikmah

"Ya Allah, aku mohon kesehatan dalam keimanan, keimanan dalam keindahan akhlak, kemenangan yang disertai keberuntungan, rahmat dari sisimu, keselamatan dan pengampunan, serta keridhaan dari sisiMu"
(Do’a Rasulullah saw )

Berita Singkat

Tuduhan yang dilakukan Wakil Sekjen DPP Partai Demokrat Ramadhan Pohan terhadap Ketua Umum DPP Hanura Wiranto, disinyalir hanya untuk mengalihkan perhatian publik yang masih tertuju pada persoalan yang menimpa Partai Demokrat

”Sebagai pengurus Demokrat, kemungkinan besar dia juga sudah bosan bila partainya terus-menerus menjadi bulan-bulanan,”
- Saleh Daulay (Pengamat Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta)

Random Image

seminar_adminduk_hanura_8_20101111_1695504151.jpg
Kunjungan : 53152

Pencarian

Online

Kami punya 31 tamu online
Go to Top