“Kita lihat rakyat jenuh dengan politik, kepenatan politik hilang oleh adanya kegiatan olahraga, kita juga akan merevisi undang-undang berkaitan dengan nasib atlet ke depan,” -djamal
Pengalaman sebagai penyelenggara SEA Games XXVI, menjadi pelajaran bagi Sumatera Selatan untuk menggelar pesta olahraga lebih besar lagi.
Keyakinan Sumsel menggelar Asian Games 2018 mendatang, disampaikan pada acara talkshow dengan tema ‘Selepas SEA Games’ di Kafe Warung Daun Cikini, Jakarta, Sabtu (3/12).
Turut hadir Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alifian Mallarangeng, pemerhati olahraga dan wartawan olahraga Mahfudin Nigara, dan anggota Komisi X DPR Djamal Aziz ikut memberikan pendapatnya dalam acara tersebut melalui sambungan telepon. Talkshow disiarkan secara langsung di Radio Trijaya.
Gubernur Alex mengatakan, perolehan medali emas kontingen Indonesia melebihi perkiraan. Menurut Alex, sukses itu berkat latihan keras seluruh atlet di bawah pembinaan yang serius.
Namun, imbuh Alex, di luar itu ada faktor pendukung lain, yakni atlet Indonesia bangga bertarung di venue berstandar internasional di kawasan Jakabaring Sport City (JSC).
“Sedangkan atlet negara lain minder, barangkali ini jadi pendorong, ditambah suporter luar biasa, teriakan merah putih dan lagu Indonesia Raya bisa berkumandang. Setelah ini (SEA Games-red), Asian Games, bapak Andi harus ambil itu, Sumsel siap untuk itu, waktu 7 tahun, kami minta waktu lima tahun, kami siapkan semuanya,” kata Alex mantap.
Selain itu, Alex mengatakan, tahun 2012 nanti, di JSC akan dilaksanakan kejuaran dunia, yaitu satu kejuaran tingkat Asia Pasifik dan satu kejuaran Asia Oceanian, serta Desember 2011 ini juga ada kejuaran menembak antar bank se-Indonesia plus Singapura dan Thailand.
“Atlet pra-PON sudah masuk Wisma Atlet dan seterusnya, jadi Jakabaring tidak seperti yang dikhawatirkan jika selesai (SEA Games) tidak bermanfaat, malah kami persiapkan untuk Asian Games,” kata Alex.
Kilas balik ke belakang, Alex mengatakan, dirinya tidak gila membangun JSC dalam waktu singkat, namun memang sedikit nekat dan berani mengambil resiko, tentunya risiko itu diperhitungkan.
“Pak Rosihan mampu menjadikan PON di Sumsel, dan saya tujuh tahun setalah itu SEA Games di Palembang mampu melaksanakannya, kedengaran terlalu optimis karena yakin 60 persen kita sudah menang yang penting semangat keyakinan tapi yakin dengan perhitungan matang,” kata Alex.
Mengenai pemberitaan negatif tentang SEA Games di Palembang, menurut Alex, itu justru menjadi pemecut untuk menyelesaikan pembangunan JSC dan dia berterima kasih kepada media massa, wartawan, serta semuanya termasuk mereka yang tidak yakin Palembang tuan rumah SEA Games.
“Walaupun senyum, kuping merah, hati panas, tapi tidak, itu udah selesai, hormat saya kepada semua yang ikut menyukseskan SEA Games seperti Pak Rahmat Gobel, ibu Rita, Pak Andi. Tapi jangan lupa, Asian Games Sumsel siap,” kata Alex kembali meyakinkan.
“Kami atas nama masyarakat Indonesia melalui bapak Andi, segera mengambil momen Asian Games, jangan ragu-ragu,” imbuh Alex.
Sedangkan Menpora Andi Mallarangeng mengatakan, Indonesia tahun 2019 sedang bidding untuk menjadi tuan rumah Asian Games dan pihaknya sedang berkonsultasi dengan Presiden dan Komisi X. Andi pun memuji Gubernur Alex Noerdin yang telah sukses menggelar SEA Games XXVI.
“Karena itu, saat muncul pandangan agar Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2019, tidak ada salahnya jika menunjuk Sumsel sebagai tempat pelaksanaannya,” kata Andi.
Anggota Komisi X Djamal Aziz mendukung penuh niat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games 2019. ”Kita mendorong menjadi tuan rumah Asian Games 2019. Kita akan dorong dan bantu, saya kalau bilang A ya A, kita akan bantu itu,” ujarnya.>/p>
Dia menambahkan, pihaknya juga paling komitmen dalam membantu Sumsel sebagai tuan rumah Asian Games. “Kita lihat rakyat jenuh dengan politik, kepenatan politik hilang oleh adanya kegiatan olahraga, kita juga akan merevisi undang-undang berkaitan dengan nasib atlet ke depan,” katanya.
Sementara pengamat olahraga Mahfudin Nigara, dalam kesempatan tersebut, mengungkapkan, salah satu yang perlu diperhatikan pemerintah adalah kesejahteraan atlet berprestasi setelah yang bersangkutan tidak lagi aktif sebagai atlet. Terkait Asian Games, Mahfudin tak menampik bila Sumsel mampu menjadi tuan rumah.
“Kita memang butuh dua orang nekat seperti pak Andi dan Alex. Saya sempat dua minggu ke Palembang , lihat pembangunan JSC, dalam hati saya berkata apa iya bisa? Ternyata kejadiannya lain, ternyata berhasil, terlepas ada kekurangan di sana sini, dan kita dorong semua gubernur memiliki konsep pembinaan olahraga yang baik di provinsinya masing-masing,” kata dia. [mar]
dikutip dari : Inilah.com
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
