KBRN,Jakarta : Kisruh PSSI yang hingga saat ini masih berlangsung tidak akan kunjung selesai, jika Pengurus PSSI tidak melaksanakan hasil Kongres diBali. Hasil Kongres PSSI yang berlangsung di Solo Jawa Tengah, hanya menghasilkan pengurus baru dan Exco PSSI.
Demikian disampaikan anggota Komisi X DPR RI Djamal Aziz di Jakarta Rabu (11/01) menanggapi masalah PSSI yang terjadi saat ini. Menurut Jamal Azis, Adanya keinginan 452 anggota PSSI yang mencabut mandat mosi tidak percaya terhadap Pengurus PSSI yang diketuai DJohar Arifin Husein sangat wajar. Apalagi PSSI menurut Djamal Aziz telah menambah jumlah klub kasta teratas untuk ikut kompetisi tertinggi diIndonesia.
”PSSI harus melaksanakan hasil kongres di Bali. Jadi bukan masalah dualisme Kompetisi antara ISL dan IPL. PSSI telah melanggar statuta FIFA dan Statuta PSSI sendiri.”Kata Djamal Aziz anggota Komisi X DPR RI dari Hanura.
Djamal Aziz menambahkan kemelut di tubuh PSSI saat ini, bukan masalah dualisme Kompetisi antara IPL dan ISL tetapi karena PSSI tidak menjalankan hasil Kongres Bali. Hasil Kongres dibali itu, diantaranya disebutkan jumlah klub kasta tertinggi yang boleh ikut adalah hanya 18 tim. Sedangkan saat ini, jumlah klub yang ikut sebanyak 24 tim. Hal ini tambah Djamal Jelas, jelas merugikan klub-2 yang telah berjuang dari bawah karena ada beberapa klub yang berada di divisi utama dan Divisi satu ikut kompetisi kasta tertinggi. Untuk itu, Djamal Aziz menghimbau Pengurus PSSI agar mau melakukan dialog dengan pengurus klub yang bersebrangan sehingga kisruh PSSI dapat selesai.(ARN/BCS)
(Editor : Besty Simatupang)
dikutip dari : RRI.co.id
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
