JAKARTA (Suara Karya):Tingkat kepercayaan anggota DPR-RI terhadap PSSI sepertinya sudah punah. Buktinya, Jamal Aziz, anggota Komisi X dari Fraksi Hanura meminta Menpora dan KONI Pusat mengawal dikabulkannya permohonan Persipura dalam putusan sela CAS. Dengan demikian, juara ISL ini bisa tampil pada Liga Champions Asia (LCA) 2012.
"Keputusan sela CAS itu belum bisa dijadikan jaminan. Makanya, saya minta Menpora dan KONI Pusat untuk mengawal sehingga bisa dipastikan Persipura tampil di LCA," kata Jamal Aziz dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Menpora, KONI dan KOI yang berlangsung di Gedung DPR-RI, Selasa (7/2) tengah malam.
Kekhawatiran Jamal ini cukup beralasan. Pasalnya, PSSI sebelumnya menetapkan syarat bagi Persipura Jayapura jika ingin bermain di Liga Champions Asia (LCA). Persipura yang sejak awal sudah komit tetap di Indonesian Super League (ISL) diminta bermain di Indonesian Premier League (IPL). "Kita semua berharap Persipura bisa tampil dan meraih prestasi di Liga Champions Asia. Jadi, PSSI pun harus memberikan dukungan," tegasnya.
Sebelumnya, "Mutiara Hitam" meminta kepada CAS agar proses peradilan bisa dipercepat mengingat play-off digelar pada tanggal 18 Februari melawan Adelaide. Persipura mengharapkan CAS bisa mengeluarkan keputusan final sebelum 10 Februari 2012.
Selain menyoroti masalah Persipura, Jamal juga meminta Badan Arbitrasi Olahraga Republik Indonesia (BAORI) dan Badan Arbitrase Keolahragaan Indonesia (BAKI) untuk pro aktif sehubungan kekisruhan yang terjadi di PSSI.
"BAORI dan BAKI harus pro aktif dengan meminta keterangan kepada pihak-pihak yang bertikai. Dengan demikian, pemerintah bisa mengambil keputusan yang tepat dalam menyelesaikan persoalan yang terjadi di PSSI," ungkapnya.
Sementara itu keterangan berbeda diberikan Ketua Komdis PSSI Bernhard Limbong. Dia menegaskan, PSSI tidak ada kepentingan apapun untuk melarang "Mutiara Hitam" tampil di kompetisi tertinggi di Asia.
"PSSI sangat mendukung dan bangga jika Persipura mewakili Indonesia di kancah internasional. Dalam frame NKRI, Persipura harus didukung. Kita ingin united and rising (bersatu untuk bangkit)," jelas Limbong kepada wartawan, Selasa (7/2) malam.
Limbong menyatakan, PSSI siap membantu Persipura untuk mendapatkan haknya tampil di LCA. "Di sini saya tidak mengatakan IPL dan ISL. Apa kepentingannya PSSI melarang Persipura, mari kita sama-sama berjuang mengambil hak kita di LCA. Persoalan yang ada tidak perlu diperuncing," tegasnya.
Persipura memang belum mendapatkan jaminan meskipun CAS telah mengeluarkan keputusan sela. Pasalnya, Adelaide United melayangkan protes keras atas keputusan CAS. Mereka merasa dirugikan karena harus menjalani play-off melawan Persipura. (Ashari)
dikutip dari : Suara Karya Online
| < Sebelumnya | Selanjutnya > |
|---|
